
Wahai pohon nusa bangsa bumi tercintaku ,
megahmu menegak dengan agungnya ,
bertopangkan akar perpaduan ,
berhiaskan ranting permuafakatan ,
dan berbuahkan bunga kedaulatan yang mewangi ,
semerbak harumnya .
Wahai pohon nusa bangsa bumi tercintaku ,
tanpa naungan rimbunan dedaun yang rendang menghijau ,
nescayamu akan kelayuan dibakar mentari yang membengis .
Wahai pohon nusa bangsa bumi tercintaku ,
tanpa tunjangan batang yang lurus menegak ,
nescayamu akan tumbang dilanda hujan ribut yang mengganas .
Wahai anak-anak watan ibu pertiwiku ,
Bersatulah! Berpadulah !
Nescaya perbezaan kulit atau warna,
sama ada asal mahupun agama ,
tidak mampu meredakan kesemarakan api nasionalisme
yang panas membara dalam sanubari kita .
Biarlah jiwa raga kita yang terkobar-kobar berpaut dengan rapatnya ,
bersama-samalah kita suburkan pohon nusa bangsa bumi tercinta .
Inilah sajak pertama yang pernah saya tulis tahun lepas untuk mengambil bahagian dalam pertandingan menulis sajak . Walaupun tidak mendapat hadiah , namun masih merupakan pengalaman yang berharga bagi saya . Bulan Januari hampir tamat , saya masih sibuk mengulang kaji pelajaran Tingkatan Empat (Setakat ini , saya baru siap mengulang kaji Matematik Tambahan sahaja - - )
ReplyDeletecepat sangat ni! Kami tidak dapat hadiah ke? Bila keputusan pertandingan akan diumumkan? Sy pun sibuk sangat la!
ReplyDeleteSaya dah periksa .....
ReplyDeleteMemang tiada pun - -
Haha